Lihat juga
Pasangan mata uang EUR/USD sama sekali tidak menunjukkan pergerakan yang menarik pada hari Jumat. Bahkan, volatilitas turun ke level minimum meskipun latar belakang makroekonomi sebenarnya kuat dan dinamis. Ketika laporan Non-Farm Payroll dan pengangguran dirilis di AS, pasar seolah-olah sangat tertarik pada data tersebut dan bereaksi dengan pergerakan sekitar 30 pip. Padahal, angka Non-Farm tiga kali lipat lebih tinggi dari perkiraan dan tingkat pengangguran, berlawanan dengan ekspektasi, justru menurun. Dengan demikian, kita kembali mendapat konfirmasi bahwa latar belakang makroekonomi saat ini bukan faktor yang penting. Pasar menunggu penyelesaian konflik di Timur Tengah, mengantisipasi serangan baru dari AS dan Israel terhadap Iran, yang kemudian akan dibalas dengan serangan balasan yang berpotensi mendorong kenaikan harga minyak dan kembali meningkatkan permintaan terhadap dolar. Geopolitik tetap bukan hanya faktor kunci, tetapi pada dasarnya menjadi satu-satunya faktor utama.
Pada timeframe per jam, tren naik kembali secara formal menjadi relevan karena penyesuaian garis tren. Namun, pasar terus bergerak semata-mata berdasarkan geopolitik dan emosi. Oleh karena itu, pola "roller coaster" ini dapat berlanjut cukup lama, sementara faktor makroekonomi, teknikal, dan fundamental menjadi kurang berarti. Trump terus-menerus memicu baik kejatuhan maupun lonjakan pada dolar AS.
Pada hari Senin, trader pemula dapat mempertimbangkan posisi jual jika harga memantul dari area 1.1527-1.1531, dengan target 1.1455-1.1474. Konsolidasi di atas area 1.1527-1.1531 akan membuka peluang posisi beli dengan target 1.1584-1.1591.
Pada timeframe 5 menit, level yang perlu diperhatikan mencakup: 1.1267-1.1292, 1.1354-1.1363, 1.1413, 1.1455-1.1474, 1.1527-1.1531, 1.1584-1.1591, 1.1655-1.1666, 1.1745-1.1754, 1.1830-1.1837, dan 1.1899-1.1908. Pada hari Senin, US ISM Services Index akan dirilis, namun kita sudah melihat bagaimana pasar bereaksi terhadap laporan-laporan utama pada hari Jumat. Kemungkinan besar tidak akan ada reaksi kuat terhadap indeks ISM, dan pasar akan terus menunggu perkembangan geopolitik.
Level Support dan Resistance: Ini adalah level yang menjadi target untuk membuka atau menutup posisi, dan juga dapat menjadi titik untuk menempatkan order Take Profit.
Garis Warna Merah: Kanal atau garis tren yang menunjukkan arah dan tren saat ini, yang diharapkan menjadi panduan dalam trading.
Indikator MACD (14,22,3): Histogram dan garis sinyal ini berfungsi sebagai sumber tambahan untuk sinyal trading.
Peristiwa dan Laporan Penting: Berbagai peristiwa yang dicatat dalam kalender ekonomi dapat mempengaruhi pergerakan harga secara signifikan. Oleh karena itu, berhati-hatilah atau keluar dari pasar selama rilis berita tersebut untuk menghindari fluktuasi yang tajam.
Para trader pemula dalam Forex perlu menyadari bahwa tidak setiap transaksi akan membawa keuntungan. Sangat penting untuk merumuskan strategi yang terencana dan menerapkan manajemen keuangan yang baik agar dapat mencapai kesuksesan dalam trading jangka panjang.