Analisis Trading dan Tips Trading untuk Yen Jepang
Pengujian harga di 159,19 bertepatan dengan saat indikator MACD baru mulai bergerak naik dari titik nol, yang mengkonfirmasi titik masuk yang tepat untuk membeli dolar. Namun, kenaikan signifikan pada pasangan mata uang ini tidak terwujud.
Setelah komentar Donald Trump bahwa perjanjian perdamaian hampir tercapai dan berada dalam tahap finalisasi antara Washington, Teheran, dan mitra mereka, mata uang AS sedikit melemah terhadap yen. Pihak-pihak tersebut saat ini sedang membahas detail akhir kesepakatan, dengan pengumuman resmi yang diharapkan segera. Para pelaku pasar, yang baru-baru ini fokus pada skenario peningkatan ketegangan, secara bertahap mulai menutup posisi beli mereka pada USD/JPY, yang memicu sedikit penurunan pada pasangan mata uang ini. Namun, kesenjangan dalam kebijakan bank sentral tetap tinggi, sehingga para trader kemungkinan akan memanfaatkan kesempatan untuk membangun posisi beli baru karena koreksi penurunan yang lebih dalam dapat terjadi jika terobosan nyata tercapai dalam mencapai kesepakatan perdamaian antara AS dan Iran.
Adapun strategi intraday, saya akan lebih mengandalkan implementasi skenario No. 1 dan No. 2..
Skenario Beli
Skenario #1: Saya berencana membeli USD/JPY hari ini setelah mencapai titik masuk sekitar 159,00 (garis hijau pada grafik), menargetkan pergerakan ke 159,52 (garis hijau yang lebih tebal pada grafik). Di sekitar 159,52, saya berencana untuk menutup posisi beli dan membuka posisi jual segera setelah terjadi pantulan, mengantisipasi pergerakan 30-35 pip ke arah berlawanan dari level tersebut. Sebaiknya kembali membeli pasangan mata uang ini selama koreksi dan penurunan signifikan pada USD/JPY. Penting! Sebelum membeli, pastikan indikator MACD berada di atas angka nol dan baru mulai naik dari sana.
Skenario #2: Saya juga berencana membeli USD/JPY hari ini jika terjadi dua pengujian berturut-turut pada harga di 158,84 ketika indikator MACD berada di zona oversold. Ini akan membatasi potensi penurunan pasangan mata uang ini dan menyebabkan pembalikan pasar ke atas. Kita dapat mengharapkan pertumbuhan ke level berlawanan 159,00 dan 159,52.
Skenario Jual
Skenario #1: Saya berencana untuk menjual USD/JPY hari ini hanya setelah menembus level 158,84 (garis merah pada grafik), yang akan menyebabkan penurunan cepat pada pasangan mata uang ini. Target utama bagi penjual adalah level 158,28, di mana saya berencana untuk keluar dari posisi jual dan segera membeli ke arah yang berlawanan, mengantisipasi pergerakan 20-25 pip dari level tersebut. Penjual dapat kembali kapan saja, hanya dengan sedikit petunjuk dari bank sentral. Penting! Sebelum menjual, pastikan indikator MACD berada di bawah angka nol dan baru mulai menurun darinya.
Skenario #2: Saya juga berencana untuk menjual USD/JPY hari ini jika harga menguji 159,00 dua kali berturut-turut sementara indikator MACD berada di zona jenuh beli. Ini akan membatasi potensi kenaikan pasangan mata uang ini dan menyebabkan pembalikan pasar ke bawah. Kita dapat mengantisipasi penurunan ke level berlawanan 158,84 dan 158,28.
Gambaran Umum Grafik
Garis warna hijau tipis: Harga masuk untuk membeli.
Garis warna hijau tebal: Perkiraan level Take Profit atau titik untuk mengunci keuntungan, karena pertumbuhan lebih lanjut di atas level ini tidak mungkin terjadi.
Garis warna merah tipis: Harga masuk untuk menjual.
Garis warna merah tebal: Perkiraan level Take Profit atau titik untuk mengunci keuntungan, karena penurunan lebih lanjut di bawah level ini tidak mungkin terjadi.
Indikator MACD: Saat memasuki pasar, pertimbangkan kondisi overbought dan oversold.
Tips Penting untuk Trader Forex Pemula
Bagi trader forex pemula dalam trading Forex, akan sangat krusial atau penting untuk mengambil keputusan dengan berhati-hati. Sebelum terdapat rilis laporan ekonomi secara besar-besaran, sebaiknya Anda menghindari pasar demi menghindari terjadinya fluktuasi secara tajam. Namun apabila Anda memutuskan untuk tetap trading selama rilis berita sedang berlangsung, selalu gunakan order stop-loss demi meminimalisir potensi kerugian. Tanpa order stop-loss, Anda berisiko kehilangan seluruh modal Anda, kerugian akan menjadi semakin tinggi apabila Anda trading dalam volume besar tanpa dibarengi manajemen uang yang benar.
Rencana trading yang baik seperti yang disajikan di atas akan menjadi hal penting untuk trading yang sukses. Keputusan trading secara spontan yang diambil berdasarkan kondisi pasar saat ini sering kali menyebabkan kerugian bagi trader forex intraday.
You have already liked this post today
*Analisis pasar yang diposting disini dimaksudkan untuk meningkatkan pengetahuan Anda namun tidak untuk memberi instruksi trading.