empty
 
 
25.05.2026 08:20 AM
EUR/USD. Selangkah Lagi Dari Kesepakatan: "Deklarasi Islamabad" Akan Menentukan Nasib Pasar

"50-50" — demikian penilaian Donald Trump atas peluang tercapainya kesepakatan dengan Iran di tengah kabar bahwa pihak-pihak tersebut semakin mendekati kompromi. Ini menunjukkan pasar mata uang masih berada di persimpangan: peristiwa selanjutnya akan mengarahkan permintaan ke dolar safe-haven atau meningkatkan minat pada aset berisiko, termasuk euro.

This image is no longer relevant

Saat ini keseimbangan tampak condong ke skenario de-eskalasi. Menurut informasi dari beberapa media berpengaruh, Washington dan Teheran memang telah mendekati kesepakatan awal yang bisa menjadi langkah menuju resolusi akhir konflik Timur Tengah. Jika informasi "insider" yang dipublikasikan tersebut terkonfirmasi, pembeli EUR/USD sekali lagi akan berada di atas angin dan kemungkinan akan menguji batasan angka 1.17.

Kemungkinan skenario ini terwujud cukup tinggi, karena bukan hanya sumber anonim dalam laporan jurnalistik, melainkan pejabat AS berperingkat tinggi juga berbicara tentang de‑escalation. Misalnya, Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio melaporkan bahwa telah terjadi "kemajuan signifikan, meskipun belum final" dalam negosiasi dengan Iran. Menurutnya, kabar baik mungkin akan segera datang—"setidaknya terkait Selat Hormuz."

Menurut Axios, kesepakatan yang dicapai mencakup perpanjangan gencatan senjata selama 60 hari (dengan opsi perpanjangan lebih lanjut), selama periode itu selat akan dibuka kembali sehingga Iran dapat mengekspor minyaknya secara bebas. Selama dua bulan berikutnya, akan berlangsung pembicaraan lanjutan antara Washington dan Teheran mengenai batasan program nuklir Iran. Pihak Amerika juga konon menjanjikan kepada kepemimpinan Iran bahwa dana yang dibekukan akan dicairkan—tetapi hanya setelah Teheran membuat konsesi nyata. Sumber‑sumber menyebut pengumuman tentang kesepakatan bisa dilakukan pada hari Senin atau bahkan hari ini (Minggu), "meskipun belum final dan bisa batal."

Sementara itu, kantor berita Iran Tasnim menyatakan bahwa blokade angkatan laut di Selat Hormuz seharusnya sepenuhnya dicabut dalam 30 hari ke depan. Ini berarti arus pelayaran di selat diperkirakan pulih ke level pra‑perang dalam waktu sebulan.

Menurut saluran Saudi Al Hadath, kesepakatan awal itu akan dinamai "Deklarasi Islamabad," dengan Pakistan mengumumkan penandatanganannya tanpa kehadiran para pihak yang bernegosiasi. Putaran negosiasi berikutnya antarnegara kemungkinan berlangsung pada 5 Juni.

Meski ada indikasi yang menggembirakan, intrik seputar finalisasi kesepakatan masih berlanjut.

Pertama, baik Teheran maupun Washington belum secara resmi mengonfirmasi pembahasan memorandum yang disebutkan. Pihak Amerika hanya memberi isyarat samar, sedangkan rumor soal kesepakatan yang sudah dekat telah muncul berkali‑kali sebelumnya namun kemudian dibantah.

Kedua, bahkan jika kita mengandalkan laporan jurnalistik, masih ada "tanda‑tanda peringatan." Misalnya, menurut Tasnim, perselisihan antara Iran dan AS terkait beberapa poin dalam nota kesepahaman masih ada. Khususnya, Teheran konon menolak pada tahap ini mengambil keputusan atau tindakan mengenai program nuklirnya, bersikeras agar negosiasi soal nuklir ditunda sampai perang usai. Selain itu, kantor berita itu mengutip Presiden Iran Masoud Pezeshkian yang mengatakan bahwa tidak ada keputusan soal kesepakatan damai yang akan diambil tanpa persetujuan Pemimpin Tertinggi dan di luar kerangka Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran.

Kantor berita Iran lain, Fars News, menyangkal pernyataan Trump bahwa jalur pelayaran akan kembali ke kondisi pra‑perang. Menurut sumber dari lembaga itu, kemungkinan dimulainya kembali navigasi melalui jalur tersebut "tidak berarti Teheran meninggalkan klaim militer atas titik strategis ini."

Dengan kata lain, intrik tetap ada, dan keseimbangan bisa bergeser ke salah satu arah. Entah para mediator segera mengumumkan kerangka kesepakatan, atau situasi kembali mandek dan risiko aksi militer berlanjut. Bergantung pada arah ayunan "bandul" ini, vektor pergerakan EUR/USD akan ditentukan—menuju batas angka 1,17 atau ke dasar angka 1,15.

Semua faktor fundamental lain akan memainkan peran sekunder, meskipun kalender ekonomi minggu depan memuat rilis penting bagi euro dan dolar. Khususnya, pada hari Selasa akan dirilis indeks kepercayaan konsumen AS dari Conference Board; pada hari Kamis laporan pertumbuhan PDB AS (estimasi kedua untuk kuartal pertama) dan indeks PCE inti; serta pada hari Jumat data pertumbuhan inflasi di Jerman.

Namun semua laporan makro tersebut akan tetap tersapu oleh agenda geopolitik. Vektor pergerakan EUR/USD pada akhirnya akan terutama ditentukan oleh prospek finalisasi "Deklarasi Islamabad." Taruhannya adalah perdamaian di Timur Tengah—yang berarti dinamika permintaan terhadap aset berisiko versus dolar safe‑haven akan bergantung langsung pada hasil proses negosiasi.

Recommended Stories

Tidak bisa bicara sekarang?
Tanyakan pertanyaan anda lewat chat.