Lihat juga
25.05.2026 08:01 AMEmas (XAU/USD) masih berada di bawah tekanan jual; namun aset ini masih berhasil bertahan di atas level psikologis $4.500.
Dolar AS terus menguat, mencapai level tertinggi enam minggu baru di tengah retorika hawkish dari Federal Reserve.
Dukungan tambahan bagi mata uang AS datang dari sinyal campuran mengenai kemungkinan penyelesaian antara Amerika Serikat dan Iran, yang mengokohkan posisi dolar sebagai mata uang cadangan utama dunia dan akibatnya mengurangi daya tarik emas.
Para pelaku pasar kini sepenuhnya mengesampingkan pemangkasan suku bunga The Fed sebelum akhir 2026 dan malah mematok sedikitnya satu kenaikan suku bunga, mengingat kenaikan harga energi dan risiko inflasi yang terus berlanjut.
Risalah rapat FOMC 28–29 April, yang dipublikasikan pada Rabu, menunjukkan bahwa pejabat Federal Reserve cenderung mempertahankan suku bunga pada level tinggi atau bahkan menaikkannya lebih lanjut jika inflasi terus konsisten di atas target 2%. Menurut FedWatch Tool dari CME Group, probabilitas kenaikan suku bunga sebesar 25 basis poin pada pertemuan Desember melebihi 60%.
Ekspektasi ini telah mendorong imbal hasil Treasury AS ke level yang lebih tinggi, mendukung dolar dan memberi tekanan pada emas sebagai aset yang tidak memberikan imbal hasil.
Sementara itu, seorang sumber senior Iran menyatakan bahwa belum ada kesepakatan dengan Amerika Serikat, meskipun perbedaan di antara pihak-pihak itu sudah menyempit. Pada saat yang sama, isu terkait program pengayaan uranium Iran dan kendali Teheran atas Selat Hormuz yang strategis tetap menjadi titik ketegangan utama.
Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio menyatakan bahwa niat Iran untuk mengenakan biaya transit bagi kapal yang melintasi selat itu secara efektif mempersulit tercapainya kesepakatan potensial. Presiden AS Donald Trump, pada gilirannya, menegaskan bahwa Washington menentang pengenaan biaya semacam itu dan menambahkan bahwa militer AS siap merebut stok uranium yang diperkaya tinggi milik Iran.
Ketidakpastian geopolitik yang terus berlanjut mendukung premi risiko dan memperkuat dolar AS, sehingga menggambarkan dominasi skenario bearish untuk emas.
Dari sudut pandang teknikal, pasangan XAU/USD terus bergerak dalam kanal menurun yang lebih luas, diperdagangkan di dekat level bulat $4.500 sambil berupaya bertahan di atasnya. Namun penting dicatat bahwa osilator tetap berada di wilayah negatif, menandakan bahwa para bear masih menguasai pasar.
Kegagalan bertahan di atas level $4.500 dapat mempercepat penurunan menuju SMA 200-hari. Untuk para bull mendapatkan peluang kenaikan lebih lanjut, harga harus menembus ke atas SMA 20-hari dan SMA 50-hari.
You have already liked this post today
*Analisis pasar yang diposting disini dimaksudkan untuk meningkatkan pengetahuan Anda namun tidak untuk memberi instruksi trading.

