Lihat juga
21.04.2026 12:50 AMMemasuki awal pekan yang baru, pasangan GBP/USD telah pulih sebagian dari penurunannya, meskipun ketegangan di Timur Tengah meningkat setelah Amerika Serikat menyita sebuah kapal Iran. Pada saat yang sama, Teheran mengancam akan menghentikan proses negosiasi di Pakistan.
Pound Inggris mulai menguat kembali seiring penilaian ulang para pelaku pasar terhadap risiko konflik militer dan kondisi makroekonomi Inggris yang lemah.
Eskalasi konflik antara AS dan Iran kini menjadi fokus utama: sepanjang akhir pekan, Teheran menuntut Washington untuk mencabut blokade di Selat Hormuz. Dengan latar belakang ini, pound sempat turun tajam dan membuka transaksi di dekat 1,3480, tetapi kemudian pulih sebagian seiring pelemahan moderat dolar AS, yang turun sekitar 0,05% pada Indeks Dolar AS (DXY).
Harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) naik tajam hampir 3,90%. Kenaikan ini menambah tekanan inflasi global di tengah kekhawatiran terhadap gangguan pasokan dan potensi blokade di Selat Hormuz.
Di AS, tidak ada laporan makroekonomi penting yang diantisipasi. Namun, perhatian pasar tertuju pada sidang Senat pada 21 April terkait pencalonan Kevin Warsh, kandidat yang diajukan Donald Trump sebagai pengganti Jerome Powell untuk menjabat Kepala Federal Reserve.
Di Inggris, berdasarkan hasil dua survei, aktivitas konsumen turun ke level terendah sejak pertengahan 2023. Berdasarkan S&P Global, indeks sentimen konsumen turun dari 44,1 menjadi 42,3, menyentuh level terendah dalam 33 bulan. Pada saat yang sama, Deloitte mencatat penurunan indeks keyakinan kuartalannya ke level terendah sejak kuartal ketiga 2023.
Survei S&P juga menunjukkan bahwa lebih dari separuh responden memperkirakan Bank of England akan menaikkan suku bunga.
Tekanan tambahan pada pound datang dari faktor politik domestik: The Sun melaporkan adanya pertemuan antara Wali Kota Manchester Andy Burnham dan mantan Wakil Perdana Menteri Angela Rayner, yang memperkuat rumor mengenai kemungkinan upaya untuk melengserkan Perdana Menteri Keir Starmer.
Ke depan, data pasar tenaga kerja Inggris akan dirilis pada hari Selasa. Di AS, para investor akan memantau data rata-rata empat minggu ketenagakerjaan ADP, data penjualan ritel, serta pidato Senator Warren.
Dari perspektif teknikal, pada grafik harian, pasangan GBP/USD diperdagangkan di atas semua moving average utama, dengan menemukan support di EMA 9 hari. Untuk kelanjutan pertumbuhan secara global, kubu bullish perlu menembus level psikologis 1,3600. Oscillator berada di area positif, mengonfirmasi keunggulan bullish di pasar.
You have already liked this post today
*Analisis pasar yang diposting disini dimaksudkan untuk meningkatkan pengetahuan Anda namun tidak untuk memberi instruksi trading.


