empty
 
 
20.01.2026 12:25 AM
EUR/JPY. Analisis harga. Prediksi. Inflasi yang melambat di zona euro memperkuat euro

This image is no longer relevant

Pada hari Senin, pasangan EUR/JPY mengalami kenaikan di tengah sinyal makroekonomi yang beragam dari Eropa dan Jepang. Dinamika pasangan ini mencerminkan peningkatan sensitivitas pasar terhadap data inflasi dan risiko politik yang memengaruhi euro dan yen Jepang.

Di zona euro, data inflasi terbaru mengonfirmasi kelanjutan tren penurunan tekanan harga. Pada bulan Desember, Indeks Harga Konsumen Harmonisasi (HICP) year-on-year direvisi turun menjadi 1,9% dari prediksi awal 2,0%, turun dari 2,1% pada bulan November dan di bawah prediksi konsensus. Inflasi inti, yang dihitung oleh HICP inti, dikonfirmasi sebesar 2,3% year-on-year, setelah 2,4% pada bulan November, yang menunjukkan perlambatan tekanan harga dan menghapus beberapa argumen untuk pengetatan moneter lebih lanjut. Dalam kondisi ini, Bank Sentral Eropa mempertahankan sikap hati-hati, mempertahankan level suku bunga utama sejak akhir siklus penurunan suku bunga pada bulan Juni 2025, menandakan bahwa mereka tidak melihat kebutuhan untuk menyesuaikan kebijakan dalam waktu dekat.

Dewan Pengurus terus mengikuti pendekatan yang bergantung pada data, membuat keputusan dari pertemuan ke pertemuan dan menghindari jalur perubahan suku bunga yang diumumkan sebelumnya. Inflasi yang mendekati target 2% ECB memperkuat alasan untuk mempertahankan kebijakan saat ini, berkontribusi pada stabilisasi euro.

Di bidang geopolitik, meningkatnya ketegangan perdagangan antara Uni Eropa dan Amerika Serikat menambah sumber ketidakpastian lainnya. Politisi Eropa telah memperingatkan bahwa mereka siap mengambil tindakan balasan jika tarif baru yang diumumkan oleh Presiden AS Donald Trump diterapkan, yang meningkatkan risiko bagi sektor perdagangan eksternal dan dapat memengaruhi sentimen para investor.

Duta besar Uni Eropa telah sepakat untuk meningkatkan tekanan diplomatik pada Washington sambil juga mengembangkan kemungkinan tindakan balasan untuk meminimalkan kerugian bagi perusahaan-perusahaan Eropa. Menteri Keuangan Jerman Lars Klingbeil menekankan bahwa Eropa berniat untuk merespons dengan tegas terhadap tarif baru AS dan tidak akan menyerah pada tekanan, yang dapat membuat pasar gelisah dan memicu volatilitas tajam pada euro.

Di Jepang, yen tetap tertekan di tengah meningkatnya ketidakpastian politik. Perdana Menteri Sanae Takaichi telah mengumumkan niatnya untuk membubarkan parlemen pada 23 Januari dan mengadakan pemilihan umum awal pada 8 Februari, yang meningkatkan risiko bagi agenda politik dan ekonomi negara tersebut. Faktor ini memperburuk persepsi yen sebagai aset safe-haven, meskipun beberapa pendorong pendukung tetap ada.

Menteri Keuangan Jepang Satsuki Katayama menyatakan bahwa otoritas masih mempertimbangkan semua alat yang tersedia, termasuk intervensi langsung dan terkoordinasi dengan Amerika Serikat, untuk melawan pelemahan berlebihan mata uang nasional. Selain itu, Reuters melaporkan bahwa Bank of Japan mungkin akan menaikkan suku bunga lebih awal daripada yang saat ini diperkirakan di pasar, mungkin secepat bulan April, meskipun bank sentral diperkirakan mempertahankan suku bunga utama sebesar 0,75% pada pertemuan berikutnya.

Di tengah melambatnya inflasi di zona euro, sikap hati-hati bank sentral, dan meningkatnya ketidakpastian politik di Eropa dan Jepang, EUR/JPY tetap sangat sensitif terhadap perubahan sentimen para investor dan retorika resmi.

This image is no longer relevant

Kenaikan moderat menuju area 183,90 dalam kondisi saat ini mencerminkan sedikit keunggulan euro atas yen, sementara para pelaku pasar tetap berhati-hati dan memantau dengan cermat sinyal politik dan moneter baru yang dapat memicu gelombang volatilitas lainnya. Tabel di bawah ini menunjukkan perubahan persentase euro terhadap mata uang utama dunia hari ini, dengan kenaikan terbesar terhadap dolar AS.

Dari sudut pandang teknikal, pasangan ini menghadapi resistance pada konvergensi tiga moving average di sekitar 183,90. Osilator grafik harian positif, mendukung para bull. Jika harga dapat melewati level ini, jalur menuju level tertinggi Januari akan terbuka, meskipun beberapa hambatan ada di depan. Namun, jika pasangan ini jatuh di bawah level bulat 183,00 menuju zona 182,70–182,60, penurunan akan semakin cepat menuju 182,20.

Recommended Stories

Tidak bisa bicara sekarang?
Tanyakan pertanyaan anda lewat chat.